Tender Jalan 227 Miliar di Kabupaten Kediri Diperiksa KPPU

Surabaya (14/2) – Setelah sebelumnya di awal 2019 KPPU melakukan Pemeriksaan Pendahuluan terkait proyek jalan senilai kurang lebih 240 miliar rupiah di Kabupaten Kediri, kali iniĀ  (Kamis, 14 Februari 2019, di Ruang Pemeriksaan KPD KPPU Surabaya) KPPU menggelar Sidang Perdana Pemeriksaan Pendahuluan 2 (dua) perkara tender jalan lainnya di Kabupaten Kediri senilai kurang lebih 227 miliar rupiah, yaitu :

  1. Perkara Nomor 21/KPPU-I/2018 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait Pelelangan Paket Pekerjaan Peningkatan Jalan (Kode Lelang 583207) dan Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan (Kode Lelang 584207) pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kediri Sumber Dana DAU APBD Kabupaten Kediri TA 2016; dan
  2. Perkara Nomor 22/KPPU-I/2018 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait Pelelangan Paket Pekerjaan Peningkatan Jalan Rigid Pavement Ruas Wates-Plosoklaten (Kode Lelang 620207) pada Dinas Pekerjaan Umum Sumber Dana Alokasi Khusus Infrastruktur Publik Daerah (DAK IPD) Bidang Jalan Tahun Anggaran 2016.

Dalam Sidang Pemeriksaan Pendahuluan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Komisi Kurnia Toha (Perkara Nomor 21/KPPU-I/2018) dan Chandra Setiawan (Perkara Nomor 22/KPPU-I/2018), serta Anggota Majelis Komisi Harry Agustanto, Investigator KPPU menyampaikan Laporan Dugaan Pelanggaran kepada para Terlapor, terkait pelanggaran ketentuan pasal 22 Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha.

Pasal 22 :

Pelaku usaha dilarang bersekongkol dengan pelaku usaha lain dan/atau pihak yang terkait dengan pelaku usaha lain untuk mengatur dan/atau menentukan pemenang tender sehingga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat

Dalam hal iniĀ  terdapat 12 (dua belas) pihak yang dijadikan Terlapor, yaitu :

  1. Supriyanta, M.M. selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kediri;
  2. Kelompok Kerja (POKJA) Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Unit Layanan Pengadaan (ULP) terkait Pelelangan Paket Pekerjaan Peningkatan Jalan (Kode Lelang 583207) dan Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan (Kode Lelang 584207) pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kediri Sumber Dana DAU APBD Kabupaten Kediri TA 2016;
  3. Kelompok Kerja (POKJA) Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Unit Layanan Pengadaan (ULP) pada Paket Pekerjaan Jalan Rigid Pavement Ruas Wates-Plosoklaten (Kode Lelang 620207) pada Dinas Pekerjaan Umum Sumber Dana Alokasi Khusus Infrastruktur Publik Daerah (DAK PID) Bidang Jalan Tahun Anggaran 2016;
  4. PT Kediri Putra;
  5. PT Triple S Indosedulur;
  6. PT Ayem Mulya Indah;
  7. PT Ratna;
  8. PT Jatisono Multi Konstruksi;
  9. PT Jala Bumi Megah;
  10. PT Ayem Mulya Abadi;
  11. PT Ayem Mulya Aspalmix; dan
  12. PT Gorga Marga Mandiri.

Berdasarkan uraian dalam Laporan Dugaan Pelanggaran diketahui total nilai pagu dalam dua perkara tersebut berkisar 227 miliar rupiah dengan rincian sebagai berikut :

  1. Obyek Perkara Nomor 21/KPPU-I/2018 :
  2. Paket Pekerjaan Peningkatan Jalan, nilai pagu Rp93.898.715.000,00
  3. Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan, nilai pagu Rp93.740.277.000,00
  4. Obyek Perkara Nomor 22/KPPU-I/2018 :

Peningkatan Jalan Rigid Pavement, nilai pagu Rp39.916.328.000,00

Sedangkan beberapa dugaan persekongkolan dalam kedua perkara ini diantaranya seputar afiliasi diantara peserta tender, kesamaan-kesamaan dalam dokumen tender, dan persyaratan yang menghambat persaingan.

Agenda persidangan Pemeriksaan Pendahuluan selanjutnya adalah Penyampaian Tanggapan Terlapor Atas Laporan Dugaan Pelanggaran yang rencana akan digelar di Surabaya pada tanggal 21 Februari 2019.