Sosialisasi Program Kerja Komisioner Periode Keempat di Wilayah Kerja KPD Surabaya

Surabaya (24/5) – Usai pelantikan Komisioner KPPU periode 2018 – 2023 oleh Presiden Joko Widodo di awal Mei 2018, Komisioner periode keempat ini segera melakukan berbagai langkah strategis, tidak saja di level pusat namun juga di daerah.

Salah satunya adalah dengan melakukan serangkaian kegiatan pengenalan visi dan misi Komisioner Periode ini di KPD Surabaya, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Komisioner Afif Hasbullah.

Kegiatan yang dilangsungkan pada tanggal 24 Mei 2018 ini diawali dengan live talkshow di RRI Pro 1 FM Surabaya. Mengambil tema Peran KPPU Dalam Mengantisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Hari Besar Keagamaan, satu-satunya Komisioner KPPU asal Jawa Timur/Lamongan ini menyampaikan bagaimana upaya sinergi yang telah dilakukan KPPU bersama-sama pemerintah dan Satuan Tugas Pangan Polri sejak 2017 telah berhasil meredam gejolak harga pangan nasional. “Capaian ini Insya Allah akan berulang pada tahun 2018 ini mengingat beberapa indikator harga pangan relatif menunjukkan tren menurun sejak memasuki awal bulan puasa” jelas Afif.

Lebih lanjut Afif menuturkan bahwa pada periode keempat ini KPPU akan lebih mengedepankan langkah-langkah pencegahan guna mendorong awarenes para pelaku usaha untuk meningkatkan kepatuhannya terhadap ketentuan persaingan usaha yang sehat.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan KPPU dan pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Surabaya yang diwakili oleh Harmanta – Deputi Kantor (Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi), Roby dan Bapak Dery rossianto, Kadiv pengembangan ekonomi Bank Indonesia Jawa Timur.

Bank Indonesia Jawa Timur telah menetapkan target inflasi di Jawa Timur untuk tahun 2018 dibawah 5%. Target deflasi bahan pokok pada bulan Mei dan Juni dimana terdapat bulan ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1439 H dipandang tantangan yang cukup berat.

Menanggapi hal ini Afif menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang selama ini telah terjalin antara Bank Indonesia Perwakilan Surabaya, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur dan KPD Surabaya. Afif berharap agar sinergi dapat ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat mencapai hasil yang optimal. “Kami yakin bahwa sinergi KPD Surabaya, BI Surabaya, TPID Jatim, dan Polda Jatim akan dapat mengendalikan tingkat inflasi di Jawa Timur dan sekaligus menjaga tingkat persaingan usaha di Jawa Timur tetap sehat” tegas Afif.

Rangkaian kegiatan Komisioner ditutup dengan menggelar Forum Jurnalis bersama rekan-rekan media di Surabaya.

Pada kesempatan pertama Dendy R. Sutrisno selaku Kepala KPD Surabaya yang baru saja ditempatkan di bulan Februari ini menyampaikan apresiasi atas dukungan rekan-rekan media terhadap diseminasi nilai-nilai persaingan usaha yang sehat dalam pemberitaan di Jawa Timur, sekaligus memperkenalkan jajaran Komisioner periode 2018-2023 yang diketuai oleh Kurnia Toha dan Ukay Karyadi sebagai Wakil Ketua.

Adapun pemaparan program kerja KPPU 5 tahun ke depan yang disampaikan langsung oleh Afif Hasbullah menekankan pentingnya melakukan upaya pencegahan terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. “Penjatuhan sanksi merupakan tindakan terakhir, KPPU akan lebih mengedepankan cara-cara persuasif untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya menerapkan nilai-nilai persaingan usaha yang sehat dalam mencapai kemadirian ekonomi nasional” pungkas Afif. (ED)