Mengenalkan Pola Kemitraan di Blitar

Blitar (26/3) – Bertujuan untuk diseminasi tugas pokok dan fungsi KPPU dalam pengawasan kemitraan, Wakil Ketua KPPU Kamser Lumbanradja mengunjungi pelaku usaha UMKM dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Blitar Jawa Timur pada 26 Maret 2018. Proses pengenalan pola penagwasan kemitraan juga dilakukan penetrasi terhadap pasal 36 ayat 2 Undang-Undang No.20 Tahun 2008 yang mengamanatkan KPPU sebagai lembaga yang dibentuk dan bertugas untuk mengawasi persaingan usaha sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, untuk melakukan pengawasan pelaksanaan kemitraan secara tertib dan teratur.

KPPU sebagai lembaga yang berwenang dalam mengawasi praktik usaha koperasi dan usaha kecil. Pengawasan ini dilakukan dengan maksud melindungi para pelaku usaha UMKM dan memberi pengetahuan kepada pelaku usaha agar tidak dirugikan oleh aksi-aksi pelaku usaha besar pada pasar yang juga terdapat pelaku usaha UMKM di dalamnya. Agar mudah diawasi, kemitraan yang terjadi haruslah dituangkan dalam sebuah perjanjian tertulis.

Prinsip dasar dari kerja sama usaha yang dilakukan oleh pelaku usaha kecil atau menengah dengan pelaku usaha besar harus dilakukan dengan mengingat prinsip saling memerlukan, mempercayai, memperkuat, dan menguntungkan. Peran pelaku usaha kecil dan menengah tidak hanya sebatas pada ritel tradisional, namun dapat menjadi pemasok kepada pelaku usaha yang besar.

Untuk mendukung ekonomi lokal, di mana terdapat 255.622 pelaku usaha UMKM di Blitar, kehadiran KPPU dianggap penting. Karena dapat meningkatkan daya saing dalam membuat iklim usaha menjadi kondusif, sehingga dapat ikut memperkuat perekonomian nasional. (DP/IP)