KPPU Surabaya : Harga Cabai Masih Bisa Ditekan

IMG-20170107-WA0007 IMG-20170107-WA0004

Mencermati kenaikan harga cabai, khususnya jenis cabai rawit merah yang cukup tinggi, Kantor Perwakilan Daerah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPD KPPU) Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Wonokromo pada Sabtu, 7 Januari 2017. Tujuan dilakukannya sidak ini menurut Kepala KPD KPPU Surabaya Aru Armando adalah untuk mengetahui tingkat pasokan, tingkat harga dan distribusi cabai. Pada pelaksanaan sidak tersebut didapatkan data dan informasi jika harga cabai pada umumnya naik, khususnya cabai rawit merah yang mencapai harga Rp.90rb/Kg. Menurut penuturan pedagang di Pasar Wonokromo, sebelum Natal harga cabai rawit merah masih berada pada kisaran Rp.30rb/Kg, namun setelah Natal, harga terus naik hingga sempat menyentuh harga Rp.100rb/Kg.

IMG-20170107-WA0006

Tingginya harga cabai rawit merah tersebut ikut mengerek harga jenis cabai yang lain, seperti cabai merah, cabai keriting, cabai hijau biasa hingga cabai kering. Kondisi ini menurut Aru wajar karena konsumen, khususnya pedagang kuliner akan mengalihkan pemakaian cabai rawit merah ke jenis yang lain, sehingga otomatis harga cabai jenis lain harga akan ikut terkerek naik. Dari sisi pasokan, pedagang Pasar Wonokromo umumnya mengatakan jika pasokan dirasakan kurang. Faktor tingginya harga juga menjadi alasan pedagang untuk tidak membeli stok yang banyak karena sulitnya menjual  cabai rawit merah ke konsumen. Menyikapi temuan di Pasar Wonokromo, khususnya dari sisi harga, Aru menyatakan harga cabai rawit merah sudah menunjukkan tren turun, karena sebelumnya sempat menyentuh Rp.100rb/Kg.

IMG-20170107-WA0003         IMG-20170107-WA0005

Meskipun sudah menunjukkan tren menurun, namun kualitas cabai rawit merah yang dijual bukan kualitas cabai rawit yang baik, karena tercampur dengan cabai dengan kualitas jelek. Harga cabai rawit merah yang masih berkutat di level harga Rp.90 ribu lebih ini menurut Aru masih bisa ditekan. Hal ini didasarkan pada data harga jual cabai rawit merah di tingkat petani berada pada kisaran Rp.65rb/Kg. Mengacu pada harga jual di tingkat petani, maka harga jual cabai rawit merah bisa ditekan lagi dibawah Rp.90rb/Kg. Untuk bisa menekan lagi harga jual cabai rawit merah, proses distribusi harus sangat diperhatikan. Rantai distribusi yang panjang otomatis turut andil dalam kenaikan harga jual cabai rawit merah. Selain itu, perilaku pedagang juga harus diperhatikan, jangan sampai ada oknum pedagang memanfaatkan untuk menangguk keuntungan yang tidak wajar. Hasil sidak ini menurut Aru akan segera disampaikan ke KPPU Pusat untuk ditindaklanjuti. Selain itu, KPPU Surabaya lanjut Aru, akan mengawasi tata niaga cabai, khususnya cabai rawit merah. “Di tingkat regional, tentu kami akan berkoordinasi dengan Dinas teknis terkait,” tutup Aru.